Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat pagi bagi seluruhnya,
Akhirnya setelah menunggu hampir setahun, tanggal 1 Oktober 2013 hari pertama memulai aktivitas kehidupan layaknya manusia dewasa pada umumnya.
Kemeja putih, celana hitam, sabuk kulit ber emblem, vantofel, dasi hitam buat jaga-jaga. Rasanya sedikit aneh setelah berpakaian menggunakan item-item tersebut, jujur karena setiap hari terbiasa menggunakan pakaian casual like, kemeja, jeans, sepatu sneakers.
Jarum jam baru menunjukkan pukul 06.00, namun suasana jalan depan rumah cukup ramai lalu lalang kendaran manusia berpenghasilan.
Sampailah saya di sebuah tempat yang berisikan para orang-orang penghimpun penerimaan negara. Aneh ? Memang, jarang sekali saya masuk ke sebuah kantor lengkap dengan peralatan administrasi yang cukup lengkap menurut saya. Duduklah di sebuah ruangan yang telah dipetak-petak seperti sususan sarang lebah namun persegi empat.
Nervous ? Grogi ? iya.
Dimulai lah percakapan antara Calon Pegawai dengan Kepala Sub Bagian Umum a.k.a Pembimbing saya nantinya.
Setelah sekitar 30 menit, langsung kami diarahkan, iya kami, karena saya ditugaskan di tempat tersebut bersama 3 orang lainnya.
Penjelasan mengenai kantor telah disampaikan, tibalah saat dimana kami dibagi per Seksi dalam melaksanakan tugas terebut. Saya awalnya ragu, sempat tersirat di pikiran saya, "wah, gue diapain nanti".
Sub Bag Umum, yak itulah tempat pertama saya mengalami hal-hal unik selama masa tugas ini. Tidak seperti yang saya kira ternyata, pertama memang sempat canggung plus dianggurin. Namun perlahan tapi jelas, arti dari sebuah pemberi nafkah keluarga terlihat didepan mata saya.
Begitulah kira-kira pengalaman baru menurut saya, semoga saya dapat menghargai dan lebih mengerti orang-orang yang bertugas sebagai pencari nafkah untuk yang dinafkahi. Apapun itu pekerjaannya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Jjang!

